Halaman

Kamis, 02 April 2020

Danramil 0804/10 Tinjau Kesiapan Posko Siaga TRC Covid 19 Di Wilayah Kec. Kawedanan


Magetan. Untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona diwilayah Kecamatan Kawedanan, maka Dinas Kesehatan dari Puskesmas Kawedanan bersama Forkopimca Kawedanan mendirikan Posko siaga TRC Covid 19 yang bertempat di desa desa se wilayah Kecamatan Kawedanan, dalam hal ini Danramil 10/Kawedanan bersama anggota mengechek kesiapan posko siaga TRC Covid 19, pada Hari Kamis (02/04/20).

Danramil 10/Kawedanan Kapten Caj Jemani bersama anggota mengechek kesiapan Posko siaga TRC covid 19 yang berada di desa desa dan kelurahan se kecamatan Kawedanan, Danramil juga menyampaikan kepada Kepala Desa tentang adanya di dirikan posko siaga TRC ini, bisa meminimalisir penyebaran virus corona di wilayah Kecamatan Kawedanan, khususnya yang berada didesa. Posko ini nantinya berguna untuk memantau langsung warga masyarakat yang berada didesa desa, dan juga memantau warga pendatang dari luar wilayah masuk ke desa.

Danramil juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada, jaga anak anak kita jangan sampai nongkrong diwarung, jaga kesehatan dan tetap berlakukan polah hidup bersih dan sehat dan ingat selalu cuci tangan, serta tetap tinggal dulu dirumah kecuali hal yang penting, kesehatan kesadaran dari diri kita sendiri. (R10)

Selasa, 31 Maret 2020

Danramil 0804/10 Hadiri Rakorca Dalam Rangka Mencari Solusi Pencegahan Covid 19 Di Wilayah Kawedanan


Magetan. Danramil 10 Kawedanan Kapten Caj Jemani menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Kecamatan Kawedanan (Rakorca) dalam rangka mencari solusi upaya mencegah dan mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19)di wilayah Kecamatan Kawedanan. Kegiatan rakorca bertempat di aula Kecamatan Kawedanan pada Hari Rabu (01/04/20).

Dalam pelaksanaan Rakorca dihadiri oleh Camat Kawedanan Bapak Samsi Hidayat S.Sos M.Si , Danramil Kawedanan Kapten Caj Jemani , Kapolsek Kawedanan Akp Sukono , Kepala Puskesmas Kawedanan Dr Rohmad , Kepala Puskesmas Tladan Drg Elli Irma Koenherlina , Kepala KUA Kawedanan Bpk H. Anwar , Kepala Desa/Kelurahan sekecamatan Kawedanan dan Dinas Instansi terkait.

Camat Kawedanan Bapak Samsi Hidayat S.Sos M.Si  menyampaikan kepada seluruh Kepala Desa dan Kepala Kelurahan untuk memberikan sosialisasi kepada warganya tentang penularan dan penyebarannya Corona Virus Disease (Covod 19) di wilayahnya masing masing.

Dalam kesempatan yang sama Danramil 10/Kawedanan Kapten Caj Jemani menyampaikan yang intinya kepada orang tua yang mempunyai anak anak menginjak dewasa supaya di awasi dan diberi pengertian tentang penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) karena saya sering melihat anak anak masih banyak nongkrong nongkrong di warung kopi.

Danramil juga menyampaikan kepada seluruh Kepala Desa dan Kepala Kelurahan agar menghimbau kepada warganya untuk mentaati peraturan pemerintah , social distancing dan mengedukasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) " jangan keluar rumah atau tunda bepergian ke tempat tempat keramaian , jaga jarak bila bertemu siapapun, hindari jabatan tangan atau bersentuhan langsung, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau air mengalir , dan selalu gunakan masker", tegas Danramil. (R10)

Senin, 30 Maret 2020

Forkopimca Kawedanan Melaksanakan Penyemprotan Cairan Desifektan.


MAGETAN JATIM Guna mencegah meluasnya wabah Virus Corona atau Corona Virus Disease (Covid-19), Forkopimca Kawedanan dan Puskesmas melaksanakan penyemprotan masal cairan disinfektan, tindakan preventif mencegah penyebaran Covid-19 dilaksanakan pada Hari Selasa (31/03/2020).
Berbagai langkah sehat dan sigap dilakukan oleh Forkopimca Kawedanan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi mewabahnya virus Corona di wilayah Kecamatan Kawedanan. Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Kawedanan Bpk Samsi Hidayat, Danramil 0804/10 Kawedanan Kapten Caj Jemani, Kapolsek Kawedanan Akp Sukono dan Kepala Puskesmas Kawedanan Dr Rohmad beserta anggota turun langsung melaksanakan penyemprotan cairan desinfektan, sambil menghimbau kepada warga masyarakat untuk mentaati peraturan pemerintah.

Rabu, 25 Maret 2020

Upaya Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) Terus Dilakukan Di Wilayah Kecamatan Kawedanan.


MAGETAN JATIM Dalam rangka upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid 19) terus dilakukan, di wilayah Kecamatan Kawedanan,  aparat gabungan TNI/POLRI dan Dinas Kesehatan Dari Puskesmas Kawedanan melakukan penyemprotan cairan disinpektan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di wilayah kecamatan Kawedanan , saat ini dilakukan penyemprotan cairan desinpektan di Desa Ngadirejo Kecamatan Kawedanan pada Hari Kamis (26/03/20).
Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran Corona Virus Disease (Covid 19) diwilayah Kecamatan Kawedanan. Selain penyemprotan , petugas juga menghimbau kepada warga masyarakat Desa Ngadirejo supaya hidup bersih , cuci tangan sebelum masuk rumah dan juga selesai bepergian dari manapun , ikuti anjuran dari pemerintah sesuai dengan prosedur yang di sampaikan.
Babinsa Ngadirejo Serda Nurhadi juga menyampaikan, kepada seluruh orang tua yang punya anak menginjak dewasa supaya di awasi dan di beri pengertian supaya tidak keluar dan nongkrong nongkrong di warung atau di jalanan , seandainya keluar membeli peralatan atau makanan , minuman selesai cepat kembali , saya sebagai babinsa hanya menindaklanjuti program dari Pemerintah, Ujarnya. (R10)

Selasa, 24 Maret 2020

Peduli Kesehatan Warganya, Babinsa Ngenteb Dampingi Petugas Puskesmas Tladan Laksanakan Fogging


Magetan. Guna mencegah merebaknya penyakit DBD Babinsa Ngenteb Koramil 10/Kawedanan Kodim 0804/Magetan , Serda Jatmiko bekerjasama dengan dinas Kesehatan Pukesmas Tladan dan Jumantik (Juru Mantau Jentik) melaksanakan Penyemprotan obat anti nyamuk atau Fogging guna mencegah berkembang biaknya Jentik Nyamuk DBD di wilayah Desa Ngenteb Kecamatan Kawedanan Kabupaten Magetan, Selasa (24/03/20).

Fogging ini dilaksanakan di Desa Ngenteb di RT 5  RW 1 dan RT 6 RW 2 Kecamatan Kawedanan sekitar 50 rumah. Fogging ini sendiri dilakukan karena ada temuan beberapa kasus gejala penyakit suspect DBD yang terjadi desa desa sehingga sebagai upaya preventif perlu dilakukan fogging.

Babinsa Ngenteb, Serda Jatmiko pada kesempatan tersebut turut mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan terutama kepedulian masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

Menurutnya, kegiatan fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk Aedes Aegepty.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami juga minta agar warga peduli terhadap lingkungan. Salah satu caranya, dengan menjaga kebersihan sekitar dengan langkah 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan serta pemberian abate di bak air maupun tempat penampungan air,” jelasnya.(Joko/10)